June 20, 2021

cybride

Cybride Blog

Belajar berjualan Market place dengan mengetahui hacker

Seorang hacker lebih tertantang untuk menjebol proses keamanan yang layaknya ini daripada menjebol marketplace. Kehebatan hacker serius teruji terkecuali bisa menjebol keamanan konsultan keamanan.

marketplace

dengan adanya seorang yang cracker atau disebut dengan  (hakcer jahat)adanya  kebanyakan yang baru akan belajar menjadi  menjebol didalam pertahanandidalam situs  atau dengan disebut  aplikasi yang sangat lantas untuk melakukan agar bisa mencoba melacak di berbagai  konsumen

 dengan datanya tersebut.  adapun Seorang cracker yang sangat  professional  akan kebanyakan udah melakukan dengan memiliki pada  jaringan   yang sangat luas dan adapun  yang sudah  siap untuk  memasarkan hasil  dari kejahatanya.

Sedangkan cracker tokopedia nampak tengah melacak konsumen dengan manfaatkan situs web. Dari sini kami menarik anggapan terkecuali yang jalankan peretasan terhadap tokopedia tetap tergolong cracker baru.

Seorang hacker pasti tidak dapat jalankan perihal ini. Hacaker professional terikat dengan kode etik yang mesti dipatuhi. Bagaimana terkecuali seorang hecker tidak mematuhi kode etik, apakah ada hukum yang menjeratnya? jawabnya pasti saja, undang-undang negara kami udah melindunginya.

Tetapi hukuman yang paling mengerikan dan ditakutkan oleh para hacker adalah hukum rimba yakni bersifat penyerangan beramai-ramai terhadap hacker yang udah melanggar kode etik. Sehebatnya seorang hacker tidak bisa menghadapi serangan tetap menerus dari beragam hacker lain.

Seperti contoh dibawah ini

adanya beberapa Mahsiswa dari  Tim KKN Alternatif Unisnu yang akan membawa pada   bimbingan dari Ibu Ana Rahmawati, Lc., M. Hum.

 yang akan Melaksanakan pada  permberdayaan yang ada dengan kepada para  pemuda  di Karang Taruna Desa Raguklampitan dengan melakukan  melewati pada  Pelatihan terhadap sebuah Marketplace tersebut. Namun dimana  tidak cuman  hanya kepada para Pemuda  di Karangtaruna  yang akan ikut  akan berpartisipasi sangat  pula dengan  para siswa dari MA Miftahul Huda yang akan melakukan dengan  idamkan untuk memulai  mempelajari dengan cara  agar berjualan  lewat marketplace.

Pelasksaan ini berlangsung selama dua jam, di mana pada jam pertama peserta diberikan wawasan perihal potensi marketplace yang jadi hari jadi diminati masyarakat indonesia.

Sementara itu pada jam berikutnya peserta diberikan pelatihan perihal pengelolaan toko mereka di marketplace.  dalam adanya pada Pengelolaan itu  tentunya akan meliputi didalam pembuatan pada account yang akan melalui dengan  marketplace, dengan melakukan menggunggah produk, dan melayani  pada konsumen, sehingga akan  melakukan didalam  penarikan dana hingga akan  melakukan  pada praktik didalam penjualan

 dengan secara droship melalui antar marketplace.

Para peserta terlihat sangat antusias dalam pelatihan ini, Yuli, keliru satu siswa MA Mifathul huda apalagi menjelaskan bahwa “pelatihan ini sangat berguna baginya, dia berharap penjualan kerudungnya dapat meningkat setelah ia menyebabkan account di marketplace”. Kerudung Yuli umumnya di pasarkan lewat facebook, tetapi penjualan lewat facebook ia rasa sangat sulit, sebab calon pembelinya cemas setelah transfer barang tidak dikirim.